Wabup Rahmanto Ikuti Bimtek Nasional, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah
PURUK CAHU, lingkarmerah.my.id – Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan silaturahmi yang diselenggarakan Asosiasi Koalisi Wakil Kepala Daerah Indonesia (ASWAKADA) di Jakarta, pada 27–28 April 2026.
Kegiatan ini diikuti para wakil kepala daerah dari seluruh Indonesia dengan tujuan mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Acara berlangsung di Hotel Golden Boutique Kemayoran, Jakarta, dengan sejumlah agenda, mulai dari pembukaan, diskusi kebijakan, hingga sesi bimbingan teknis.
Pada hari pertama, kegiatan diisi dengan ramah tamah dan pembukaan yang dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk perwakilan Kementerian Dalam Negeri. Sementara itu, hari kedua difokuskan pada penyampaian materi Bimtek yang membahas peran strategis wakil kepala daerah dalam mendukung kepemimpinan yang efektif dan berimbang.
Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh pemahaman baru terkait penguatan fungsi dan posisi wakil kepala daerah dalam sistem pemerintahan, sekaligus berbagi pengalaman antar daerah.
Usai mengikuti kegiatan, Rahmanto Muhidin menyampaikan bahwa Bimtek tersebut bukan sekadar forum pertemuan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang penting.
“Bimtek ini membuka wawasan kami bahwa peran wakil kepala daerah bukan hanya mendampingi, tetapi juga harus aktif mendorong percepatan pembangunan di daerah. Sinergi dengan pemerintah pusat dan antar daerah menjadi kunci agar kebijakan berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bertukar pengalaman dan solusi antar daerah. “Kita belajar dari daerah lain, mengambil praktik yang baik, lalu menyesuaikannya dengan kebutuhan daerah. Intinya, bagaimana kehadiran kita sebagai pemimpin benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Rahmanto menegaskan komitmennya untuk mengimplementasikan hasil dari kegiatan tersebut di daerah.
“Sepulang dari sini, yang terpenting bukan sekadar cerita kegiatan, tetapi apa yang bisa kita lakukan lebih baik untuk masyarakat,” tandasnya. (Anita).






