Perpustakaan Keliling Hadir di Lapas Muara Teweh, Warga Binaan Antusias Perluas Wawasan Lewat Literasi
Barito Utara, Lingkarmerah.My.id – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh dalam meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian warga binaan terus diwujudkan melalui berbagai program positif. Salah satunya dengan menghadirkan layanan Perpustakaan Keliling dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Barito Utara yang berlangsung di halaman dalam Lapas, Senin (20/07/2026).
Kehadiran armada perpustakaan keliling tersebut disambut antusias oleh puluhan warga binaan yang memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh akses terhadap beragam koleksi buku.
Mereka tampak tertib mengantre dan memilih bacaan sesuai minat, mulai dari buku keterampilan, motivasi, keagamaan, hingga novel sastra. Program literasi ini menjadi bagian dari upaya pembinaan yang bertujuan memperluas wawasan serta meningkatkan minat baca warga binaan.
Selain sebagai sarana memperoleh ilmu pengetahuan, membaca juga menjadi media rekreasi mental yang positif untuk mengisi waktu selama menjalani masa pembinaan.
Sinergi antara Lapas Kelas IIB Muara Teweh dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Barito Utara menjadi langkah nyata dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk bagi warga binaan.
Melalui akses terhadap bahan bacaan yang beragam, diharapkan mereka mampu membangun pola pikir yang lebih baik, meningkatkan pengetahuan, serta mempersiapkan diri untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.
Kepala Lapas Kelas IIB Muara Teweh, H. Sinaga, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Barito Utara atas dukungan yang terus diberikan dalam pengembangan budaya literasi di lingkungan Lapas.
“Buku adalah jendela dunia, dan jeruji besi tidak boleh membatasi pikiran warga binaan untuk terus belajar. Antusiasme yang luar biasa hari ini membuktikan bahwa mereka memiliki kemauan besar untuk membenahi diri melalui ilmu pengetahuan. Kami berharap kerja sama peminjaman buku secara berkala ini terus berlanjut demi mencetak warga binaan yang berwawasan luas dan berkarakter positif,” ujar H. Sinaga.
Melalui kegiatan ini, Lapas Muara Teweh kembali menegaskan komitmennya untuk menjadikan pembinaan berbasis literasi sebagai salah satu fondasi penting dalam membentuk warga binaan yang lebih siap menjalani kehidupan yang produktif, mandiri, dan bermanfaat setelah kembali ke masyarakat. (Rizal)






