DPRD Sudah Minta Tutup, Diva Family Tetap Beroperasi: Siapa yang Berani Menantang Wibawa Negara di Tubaba?

TULANG BAWANG BARAT, Lingkarmerah.my.id – Ketika rekomendasi DPRD diabaikan, ketika peringatan pemerintah daerah tak digubris, dan ketika aparat penegak hukum belum terlihat bertindak, publik berhak bertanya: siapa sebenarnya yang berkuasa di Kabupaten Tulang Bawang Barat?

Karaoke Diva Family yang sebelumnya menjadi sorotan dalam hearing resmi DPRD Tubaba hingga kini dilaporkan masih beroperasi. Padahal, dalam forum tersebut DPRD secara tegas meminta agar operasional usaha tersebut dihentikan sementara sampai seluruh persoalan perizinan dan ketentuan administrasi dipenuhi.

Jika laporan tersebut benar, maka yang sedang diuji bukan hanya kepatuhan sebuah usaha terhadap aturan, tetapi juga marwah pemerintah daerah serta kewibawaan aparat penegak hukum.

Ketua Komisi I DPRD Tubaba, Yantoni, sebelumnya telah menegaskan bahwa berdasarkan hasil hearing, Karaoke Diva Family belum layak beroperasi. DPRD menyoroti sejumlah persoalan, mulai dari kelengkapan perizinan, kondisi bangunan, hingga dugaan aktivitas lain yang menjadi perhatian masyarakat.

“Kami sudah meminta agar ditutup sementara sampai seluruh perizinan dilengkapi. Jika sampai hari ini masih beroperasi, berarti mereka tidak menghargai pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum yang ada di Kabupaten Tulang Bawang Barat,” tegas Yantoni.

Pernyataan itu bukan sekadar kritik. Itu adalah alarm keras bahwa otoritas pemerintah daerah sedang dipertaruhkan di hadapan publik.
Sebab, apabila hasil hearing DPRD yang melibatkan berbagai instansi dapat diabaikan tanpa konsekuensi apa pun, maka masyarakat akan menilai bahwa aturan hanya tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas. Peraturan yang seharusnya menjadi panglima justru terlihat tidak memiliki daya paksa ketika berhadapan dengan pihak tertentu.

Lebih memprihatinkan lagi, hingga kini belum terlihat adanya langkah penertiban yang nyata di lapangan. Kondisi tersebut memunculkan spekulasi dan pertanyaan yang semakin luas di tengah masyarakat: apakah pemerintah tidak mampu bertindak, atau memang tidak ingin bertindak?

Pertanyaan itu muncul bukan tanpa alasan. Sebab, semakin lama tidak ada tindakan, semakin kuat pula kesan bahwa hasil hearing DPRD hanya menjadi dokumen tanpa arti, sementara aktivitas usaha tetap berjalan seolah tidak pernah ada rekomendasi penghentian sementara.

Kini sorotan masyarakat mengarah langsung kepada Bupati Tulang Bawang Barat, Satpol PP, dinas terkait, serta aparat penegak hukum. Publik menunggu tindakan, bukan sekadar pernyataan.
Karena yang sedang dipertaruhkan bukan hanya operasional satu tempat hiburan, melainkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan penegakan hukum itu sendiri.

Hingga berita ini diterbitkan, Karaoke Diva Family dilaporkan masih beroperasi. Belum terlihat adanya tindakan penertiban yang dilakukan instansi berwenang. Masyarakat pun menunggu jawaban sederhana namun penting: apakah hukum benar-benar berlaku untuk semua, atau hanya untuk mereka yang tidak memiliki kekuatan?

DPRD Minta Tutup, Diva Family Tetap Buka: Siapa yang Sedang Dipermalukan?

Diva Family Masih Beroperasi, Wibawa Bupati dan APH Tubaba Sedang Diuji

Ketika Rekomendasi DPRD Tak Digubris: Negara Kalah oleh Sebuah Tempat Karaoke?
Masih Beroperasi Pasca Hearing, Diva Family Tantang Ketegasan Pemerintah?
DPRD Sudah Bersuara, APH Belum Bertindak: Ada Apa dengan Diva Family(PD)