Warga Marga Kencana Geram, Karaoke Diva Diduga Langgar Ketertiban, Aparat Dinilai Tutup Mata
Tulang Bawang Barat, lingkarmerah.my.id – Kesabaran warga Tiyuh Marga Kencana, Suku 05, Kecamatan Tulang Bawang Udik, tampaknya sudah di ujung batas. Operasional Karaoke Diva yang tetap berjalan di tengah permukiman padat kini memicu kemarahan terbuka masyarakat.
Tak lagi sekadar keluhan, warga secara kolektif melayangkan Surat Pernyataan Keberatan yang ditandatangani bersama. Sikap ini menjadi sinyal keras bahwa keberadaan tempat hiburan malam tersebut dinilai telah melampaui batas toleransi.
Sejumlah persoalan serius diungkap warga. Kebisingan musik hingga larut malam disebut menjadi gangguan utama yang merampas hak istirahat masyarakat, terutama anak-anak dan lansia. Suara dentuman yang terus berlangsung setiap malam dinilai sebagai bentuk pengabaian terhadap kenyamanan lingkungan.
Lebih jauh, lokasi usaha yang berada tepat di tengah permukiman padat memperparah situasi. Aktivitas keluar-masuk pengunjung hingga dini hari bukan hanya mengganggu, tetapi juga menimbulkan keresahan dan kekhawatiran akan potensi gangguan keamanan.
“Ini bukan lagi soal hiburan, ini sudah meresahkan. Kami seperti tidak dianggap ada,” tegas salah satu warga dengan nada kecewa.
Yang menjadi sorotan tajam, berbagai keluhan yang telah disampaikan sebelumnya diduga tidak mendapat respons serius dari pihak terkait. Tidak adanya langkah tegas hingga kini memunculkan dugaan lemahnya pengawasan, bahkan terkesan adanya pembiaran terhadap aktivitas yang meresahkan masyarakat.
Situasi ini menempatkan aparat tiyuh, instansi perizinan, hingga aparat penegak hukum di bawah sorotan publik. Warga mendesak agar dilakukan penertiban secara tegas, termasuk menghentikan operasional Karaoke Diva jika terbukti melanggar aturan.
Dokumen keberatan yang juga telah diketahui oleh Kepalo Tiyuh Marga Kencana menjadi bukti bahwa penolakan ini bersifat luas dan bukan kepentingan segelintir pihak. Ini adalah suara kolektif masyarakat yang menuntut hak atas lingkungan yang aman dan nyaman.
Warga memperingatkan, jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa tindakan nyata, bukan tidak mungkin akan memicu konflik sosial yang lebih besar di kemudian hari.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola Karaoke Diva maupun instansi berwenang belum memberikan klarifikasi resmi. Sikap diam ini justru semakin memperkuat kesan bahwa persoalan tersebut belum ditangani secara serius.
(PD/Imam).






