Penyaluran BLT-DD Juli 2026 di Tiyuh Karta Raya Berjalan Lancar, Warga dan Mahasiswa UM Metro Gotong Royong Bersihkan Jembatan Wailunik
Tulang Bawang Barat, lingkarmerah.my.id – Pemerintah Tiyuh Karta Raya, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun Anggaran 2026 untuk periode Juli.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Tiyuh Karta Raya tersebut berjalan tertib, aman, dan lancar. Sebanyak 8 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan yang bersumber dari Dana Desa sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus upaya menjaga ketahanan ekonomi keluarga di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat.
Selain penyaluran bantuan, pemerintah tiyuh juga memberikan penyuluhan kepada para penerima manfaat agar dana yang diterima dapat dimanfaatkan secara bijak dan tepat sasaran, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat kondisi ekonomi rumah tangga.
Usai kegiatan penyaluran BLT-DD, semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan melalui aksi gotong royong pembersihan Jembatan Wailunik yang berada di Suku 02 RT 06, Tiyuh Karta Raya.
Kegiatan gotong royong tersebut melibatkan aparatur tiyuh, masyarakat, serta mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Metro yang tengah melaksanakan kegiatan pengabdian di wilayah tersebut. Dengan penuh semangat, seluruh peserta bahu-membahu membersihkan area jembatan dan lingkungan sekitarnya demi menjaga kenyamanan serta keselamatan masyarakat pengguna jalan.
Jembatan Wailunik merupakan salah satu infrastruktur vital yang memiliki peran penting sebagai akses penghubung antarwilayah. Sarana tersebut menjadi jalur utama bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari kegiatan pertanian, perdagangan, pendidikan, hingga aktivitas sosial kemasyarakatan.
Melalui kegiatan pembersihan ini, kondisi jembatan diharapkan tetap terawat dan bebas dari sampah maupun semak belukar yang berpotensi mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengguna. Selain menjaga fungsi infrastruktur, kegiatan tersebut juga menjadi wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar.
Partisipasi mahasiswa UM Metro mendapat apresiasi dari masyarakat dan pemerintah tiyuh. Kehadiran kalangan akademisi di tengah masyarakat dinilai mampu memberikan kontribusi positif sekaligus mempererat hubungan antara dunia pendidikan dengan masyarakat desa dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Semangat gotong royong yang tercermin dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan mahasiswa mampu menghasilkan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Tidak hanya menjaga kebersihan serta kelayakan fasilitas umum, kegiatan tersebut juga memperkuat solidaritas sosial dan menumbuhkan budaya kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat pedesaan.
Pemerintah Tiyuh Karta Raya berharap kegiatan penyaluran BLT-DD yang dibarengi dengan aksi sosial kemasyarakatan seperti gotong royong dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan demikian, program pembangunan tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga mampu memperkuat kepedulian sosial, kebersihan lingkungan, serta semangat persatuan di tengah masyarakat. (PD/Imam)






