PURUK CAHU, lingkarmerah.my.id – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Perempuan Kabupaten Murung Raya masa bakti 2025–2030 resmi dikukuhkan. Organisasi ini beranggota 20 orang, dipimpin oleh Dina Maulidah. Pengukuhan ini secara langsung oleh Ketua ICMI Provinsi Kalimantan Tengah, Prof. Dr. Hamdanah, di Aula Cahai Ondhui Tingang, Kamis (22/1/2026).
Pengukuhan tersebut turut disaksikan oleh Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, yang juga bertindak sebagai saksi dan menandatangani berita acara pengukuhan.
Dina Maulidah menyampaikan bahwa ICMI Perempuan Murung Raya telah terbentuk sejak November 2025. Setelah pengukuhan ini, Murung Raya menjadi satu-satunya kabupaten di Kalimantan Tengah yang telah memiliki ICMI Perempuan.
Ia menegaskan bahwa ICMI Perempuan Murung Raya siap berkolaborasi dan berkontribusi bersama pemerintah daerah serta seluruh organisasi yang ada, dengan program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya perempuan.
“Kami siap bergandengan tangan untuk bersama-sama mewujudkan Murung Raya yang semakin maju dan sejahtera. Jika ada program dari dinas yang berkaitan dengan perempuan, kami sangat siap berkolaborasi dan membantu,” ujar Dina Maulidah, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Murung Raya.
Rangkaian kegiatan pengukuhan juga diisi dengan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, yang disampaikan oleh Prof. Dr. Hamdanah. Selain itu, ICMI Perempuan Murung Raya memberikan tali asih kepada para ibu lansia serta ibu yang menjadi kepala keluarga.
Sementara itu, Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus ICMI Perempuan yang baru dilantik. Menurutnya, pelantikan ini merupakan momentum penting dalam memperkuat peran perempuan muslim intelektual dalam pembangunan daerah, penguatan keluarga, dan pemberdayaan masyarakat.
Ia juga berharap agar ICMI Perempuan dapat dibentuk hingga tingkat kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Murung Raya, sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Perempuan ICMI memiliki potensi strategis sebagai motor penggerak perubahan sosial berbasis ilmu, iman, dan akhlak di tengah tantangan zaman, baik di bidang pendidikan, ekonomi keluarga, moral generasi muda, maupun ketahanan sosial,” tegasnya.
Kehadiran ICMI Perempuan diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menghadirkan solusi yang cerdas, moderat, dan berkeadaban bagi masyarakat. “Saya yakin dengan kapasitas intelektual dan komitmen sosial yang dimiliki, ICMI Perempuan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang berdaya, berilmu, dan berakhlakul karimah,” tuturnya.
Kepada para pengurus, Rahmanto juga berpesan agar amanah organisasi dijalankan dengan penuh keikhlasan, solidaritas, dan semangat pengabdian. “Jadikan organisasi ini sebagai wadah dakwah intelektual dan pemberdayaan nyata yang menyentuh kebutuhan umat dan masyarakat luas,” pungkasnya. (sophia).






